Oleh: microtechnusantara | 15 Februari 2012

Fax service point




Oleh: microtechnusantara | 24 Desember 2012

Mesin fax Panasonic KX-FP701

Mesin fax KX-FP701CX adalah salah satu pruduk Panasonic yang menggunakan Plain Paper atau kertas HVS sebagai recording paper. Bentuknya hampir mirip dengan pendahulunya seperti KX-FHD331, KX-FP362 dan jenis plain paper lainnya.

Power consumtion

Pada saat standby kira-kira 1,5 W
Saat mengirim sekitar 12 W
Menerima fax kira-kira 30 W, dengan kehitaman halaman sekitar 20 persen
Saat mencopy kira-kira 40 W, dengan kehitaman halaman 20 persen
Daya Maximum kira-ira 135 W dengan Black Print area/halaman hitam 100 persen
 
Tegangan listrik/power suplply
 
220 V – 240 V AC, 50/60 Hz, sesuai dengan tegangan listrik PLN

Kecepatan Pengiriman

12 detik per halaman, dengan kondisi mesin lawan sejenis atau mempunyai kapasitas kecepatan yang sama, menggunakan  ITU-T No.1 Test chart in standart resolution bila kapasitas mesin lawan berbeda kemungkinan kecepatan pengiriman akan lebih lama.

Modem Speed

9.600/7.200/4.800/2.400 bps

Kapasitas Memory Fax

Mengirim dokumen sekitar 25 halaman
Menerima dokumen sekitar 28 halaman
[base on the ITU-T No.1 Test chart in standart resolution]

Berat dan ukuran dimensi

Berat mesin ini sekitar 3,5 Kg, tinggi 185mm, panjang 355mm, lebar 272mm
 
 
 

Tulisan lainnya

Mesin fax Panasonic

Fax Panasonic KX-Fp342

Film untuk mesin Fax Plain Paper

Oleh: microtechnusantara | 23 Desember 2012

Mesin fax Panasonic KX-FP342

Mesin Fax Panasonic KX-FP 342 adalah produk Panasonic yang menggunakan Pain Paper yang sering kita sebut sebagai kertas HVS. Jenis mesin ini menggunakan karbon  sebagai negatif filmnya dengan teknologi thermal transfer.

Keunggulan dari mesin ini adalah hasil cetaknya yang tahan lama dan tidak pudar walaudalam jangka waktu lama sehingga tidak perlu menggunakan mesin copy apabila hasil terimanya akan dijadikan arsip dan disimpan dalam jangka waktu lama.

Mesin fax Plain paper menggunakan Konsumable Film KX-FA57E atau bisa juga digunakan IF-93E. Dimana Film ini berupa gulungan carbon yang akan menstranfer hasil cetakan pada kertas HVS. Untuk Film KX-FA57E memiliki panjang 70 meter sedangkan IF-93e panjangnya 60 meter.

Harga fax ini harganya sekitar 500 sampai 600ribuan dalam kondisi  second atau bekas jauh lebih murah dibanding membeli yang baru dengan type baru dengan jenis mesin yang sama.

Mesin fax KX-FP 342 mempunyai loading tray paper yang dapat menampung hingga 50 lembar kertas dengan kemampuan mengirim dokument sebanyak 10 lembar.

Oleh: microtechnusantara | 5 Juni 2012

Membeli Fax Second

Membeli mesin fax second menjadi pilihan alternatif bagi banyak orang, karena  anggaran ang memang terbatas, mesin lama sama fungsinya dengan yang baru sehingga orang berfikir buat apa beli yang baru yang tentunya harganya jauh lebih mahal, kalau mesin yang second juga sama fungsinya dan harganya jauh lebih murah.

Alasan itu memang dibenarkan, namun untuk mengetahui bagaimana cara membeli mesin fax second, ada beberapa tips berikut, atau langkah -langkah yang perlu diperhatikan sperti :

  1. Mengenal Merk dan Jenis Mesin

Mengenal merk dan type mesin sangat diperlukan agar apa yang dibeli sesuai dengan kebutuhan. Type mesin untuk mesin fax panasonic sebagai berikut :

  • Mesin fax thermal paper

Mesin fax thermal paper adalah mesin fax yang menggunakan kertas thermal yaitu kertas gulungan sebagai media cetak dengan pencetaknya dinamakan thermal head. Untuk mesin ini panasonic mengeluarkan tiga type untuk setiap keluaran barunya, yaitu :

    • Type manual cutter

Type mesin ini adalah jenis  mesin ini di desain untuk memotong kertas secara manual sehingga apabila kita merobek kertas kertas akan terpotong dengan lurus karena ujung keluaran kertasnya yang agak tajam. Contoh untuk type ini angka terakhirnya satu, antara lain :

KX_FT21, KX-FT31, KX-FT61, KX-FT71, KX-FT901, KX-FT931, KX-FT981, KX-FT501,

    • Type automatic cutter

Type jenis ini menggunakan pemotong otomatis jadi tiap lembar kiriman fax yang dicetak akan dipotong secara otomatis. Contoh type ini berakhiran angka tiga, diantaranya

KX-FT33, KX-FT63, KX-FT73, KX-FT903, KX-FT933, KX-FT 983, KX-FT503

    • Type automatic cutter dan mesin penjawab telepon

Jenis type ini selain menggunakan auto matic cutter dilengkapi dengan mesi penjawab telepon. Contoh mesin ini beakhiran angka 7, seperti :

KX-FT37, KX-FT67, KX-FT77, KX-FT907, KX-FT937, KX-FT987, KX-FT507

  • Mesin Fax Plain Paper

Jenis mesin fax plain paper adalah jenis yang menggunakan kertas HVS sebagai media cetak dan menggunakan film karbon, jenis ini antara lain :

KX-FP342, KX-FP362, KX-FHD331, KX-FP151, KX-FP701, KX-FP711

  • Mesin Fax Laser

Jenis mesin ini juga menggunakan kertas HVS tapi sistem pencetakannya dengan menggunakan OPC drum yang ditulis dengan tembakan sinar laser, sistem kerjanya sama dengan mesin fotocopy digital. Untuk mesin ini bisa dihubungkan dengan PC dan dapat mencetak atau mengirim dokumen lewat PC. contoh type ini :

KX-FL612, KX-FLB802, KX-FLB882, KX-FLB727

2. Melihat kondisi barang

Melihat kondisi barang secara fisik  menjadi kewajiban buat pembeli, karena barang ini bukan barang baru dan kita harus teliti sebelum membeli, periksa apakah bagian part ada yang hilang atau ada yang patah sehingga ada sedikit kejanggalan pada mesin fax, atau mungkin tidak sesuai seperti type aslinya.

3. Test fungsional mesin

Setelah kita melihat barang, mari kita cek apa mesinnya isa bekerja dengan baik sesuai dengan typenya. Sebaiknya untuk mengetes fungsi barang ini dilakukan sendiri sehingga kita tahu apakah ada kekurangan atau tidak pada mesin yang akan kita beli.

4. Jaminan Garansi

Cobalah minta jaminan garansi, walaupun bukan garansi seperti membeli barang baru. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa barang yang akan dijual bukan barang yang kadang-kadang rusak kadang-kadang bagus. Untuk jaminan garansi ini sesuai dengan kesepakan dengan penjual.

Itulah sedikit gambaran untuk membeli mesin fax second atau barang-barang lainnya. Membeli barang yang second bukan merupakan hal yang buruk, mengingat anggaran yang terbatas dan juga penghematan, rasanya hal ini perlu diperhatikan. Hal lainnya juga, mesin fax dengan merk apapun tidak ada pabriknya disini jadi kita juga tidak terlalu banyak membuang uang ke negeri orang, setiap kita membeli barang import tentunya sudah membawa uang kita ke luar negeri. Semoga dapat bermanfaat.

Oleh: microtechnusantara | 17 Maret 2012

Tips Menggunakan Mesin Fax

 

 

Bagi orang yang baru pertama kali menggunakan mesin fax/facsimile/faximili memang sangat membingungkan cara menggunakan mesin fax. Pada tulisan ini akan dijelaskan cara menggunakan mesin fax.

Menghidupkan/turn on mesin fax

Mesin fax yang ada di Indonesia semua menggunakan power konsumsi 220 V ac 50-60Hz sesuai dengan tegangan PLN. Masukan steker pada stop kontak listrik yang tersedia. Mesin fax akan hidup dan lihat pesan di layar display yang akan di front panel.

Pesan yang ada dilayar display      *untuk dengan thermal paper

OPEN COVER/OUT OF PAPER   buka cover dan masukan kertas sesuai dengan petunjuk yang ada di tempat meletakan kertas.

PRESS START tekan tombol START perhatikan mesin bekerja, untuk mesin fax yang menggunakan cutter mesin akan memotong kertas dan yang tidak ada pemotong hanya keluar kertas saja.

10 : 35 AM  mesin fax sudah stanby

langkah berikutnya masukan jack telefon dimesin dibagian yang tertulis Line, lalu coba angkat gagang handset atau tekan tombol sp-phone/monitor dengarkan nada tone, apabila ada nada tone berarti mesin sudah siap untuk digunakan.

Mengirim Dokumen atau naskah / Kirim fax

Cara Pengiriman ada dua cara :

1.  Manual  *

  • siapkan dokumen yang akan dikirim
  • masukan dokumen secara face down /tulisan membelakangi si pengirim
  • angkat handset/tekan tombol sp-phone/monitor akan terdengar tone
  • masukan nomor fax tujuan
  • apabila sudah terdengar nada fax / beef panjang, tekan tombol start
  • mesin fax akan bekerja, dan tunggu sampai dokumen terkirim
  • dan display  X DOCUMENT SENT     X adalah banyaknya dokumen
      *cara ini digunakan bila nomer yang dituju belum pasti terhubung dengan mesin fax atau posisi penerima di set dengan Tel mode, karena banyak pengguna yang memakai nomer fax sekaligus sebagai nomer telefon.
2. Otomatis  **
  • siapkan dokument yang akan dikirim
  • masukan dokumen secara face down /tulisan membelakangi si pengirim
  • masukan nomer tujuan dan tekan start
  • mesin fax akan bekerja, dan tunggu sampai dokumen terkirim
  • dan display  X DOCUMENT SENT     X adalah banyaknya dokumen

**cara ini dilakukan apabila nomer tujuan memang khusus untuk fax untuk mesin lama tipe Vxx tidak perlu tekan start.

Menerima Dokumen fax

1. Manual

cara manual digunakan apabila seseorang menggunakan dua fungsi fax dan telefon, untuk langkah ini seseorang mensetting TEL untuk RECEIVE MODE.

Bila terdengar nada dering angkat hanset/tekan sp-phone pastikan apakah suara manusia atau beef panjang fax, jika suara manusia lanjutkan pembicaraan bila beef panjang fax tekan start, display RECEIVING dan kiriman akan dicetak.

untuk mesin fax yang mempunyai fasilitas friendly reception dan mengaktifkannya/posisi “on” tidak perlu tekan START cukup letakan handset pada tempatnya dokumen akan di cetak secara otomatis.

2. Otomatis

cara ini digunakan mesin memang khusus untuk menerima dokumen, cukup aktifkanRECEIVE MODE pada posisi “on”  atau pada posisi FAX ONLY.

 

bagi pengguna baru selamat menggunakan mesin anda…..

Oleh: microtechnusantara | 15 Februari 2012

Perawatan Mesin Fax

Mesin facsimile masih sangat dibutuhkan saat ini, walaupun sudah ada komputer yang terhubung dengan internet yang memungkinkan seseorang mengirimkan dokumen melalui surat elektronik atau e-mail. Penggunaan mesin facsimile masih dibutuhkan oleh banyak perusahaan untuk mengirim data transaksi terutama purchase order, yang harus ditandatangani dan distempel secara manual, karena tandatangan dan stempel yang discan dirasakan oleh banyak kalangan kurang valid.Tentunya anda juga sudah tahu fungsi mesin facsimile yaitu : Mengirim data atau dokumen Menerima data atau dokumen.

BAGAIMANA MERAWAT MESIN FACSIMILE ?

Dengan memahami fungsi dari mesin tadi tentunya kami juga akan mencoba menjelaskan bagaimana cara kerja dari mesin tersebut :

1. Pengiriman data atau dokumen.

Pengiriman data ini dilakukan oleh bagian scaner atau lebih spesifik lagi disebut dengan Contact Image Sensor/CIS, pada mesin facsimile lama masih menggunakan CCD.

Berbeda dengan mesin fotocopy cara kerja perekaman data dengan sistem moving document atau dokumen yang bergerak. Pergerakan ini dilakukan dengan motor dan Roller feeder. Bentuk CIS apabila kita lihat dengan membuka bagian depan mesin berupa kaca, apabila kaca ini kotor maka hasil pengiriman dokumen menjadi tidak bersih menjadi buram dan banyak bintik-bintik hitam. Untuk menjaga hasil pengiriman yang baik CIS ini harus dibersihkan dari debu dengan menggunakan kain majun yang dengan diberikan cairan pembersih sebagaimana kita membersihkan kaca rumah kita.

Pada bagian cover terdapat plastik yang menempel berwarna putih untuk mesin kecil brother berupa feed roll berwarna putih bagian ini juga harus dibersihkan karena merupakan dasar putih perekaman data. Bagian feed roller harus dibersihkan karena bila terkena debu penarikan dokumen menjadi lebih lama, hal ini akan menyebabkan dokumen menjadi lebih panjang dibandingkan dengan dokumen asli. Jangka periodik yang dianjurkan untuk melakukan hal diatas adalah tiga bulan sekali.

2. Menerima dokumen

Pada bagian ini adalah pencetakan dokumen. Ada dua sistem pencetakan.

2.1. Thermal sistem

Menggunakan thermal head sebagai pencetak ada dua pada sistem ini yaitu kertas thermal dan kertas HVS dengan menggunakan film karbon sebagai media tinta.

Sistem yang menggunakan kertas gulung kita pelu memprhatikan kwalitas kertas karena setiap kertas mempunyai kepekatan yang berbeda, dengan menggoreskan kuku pada permukaan kertas yang licin akan terlihat kepekatan kertas. Sedangkan sistem yang menggunakan kertas hvs A4 dengan karbon film hasil pencetakan ditentukan oleh kwalitas karbon film. Untuk bagian thermal head ini sebaiknya kita berhati-hati karena sangat rawan, bagian panjangnya selebar kertas ukuran A4 dan folio, jangan sampai tergores akan menyebabkan cacat pada hasil penerimaan.

2.2. Drum unit

Untuk saat ini mesin facsimile jenis ini menggunakan teknologi laser sebagai penulis permukaan drum cara kerjanya mirip fotocopy digital. Yang perlu diperhatiakan pada mesin jenis ini bagian kaca antara drum unit dan laser, karena bagian ini sering terkena toner saat kita mengganti toner. Apabila bagian ini kotor hasil terima akan buram. Perawatan mesin ini dianjurkan sebulan sekali.

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.